Panduan Perjalanan

Yang layak dikunjungi di Kuala Lumpur – Panduan tamasya ke Kuala Lumpur

Pencarian hotel

Panduan ini membantu Anda melihat hal-hal terbaik di Kuala Lumpur
Yang layak dikunjungi di Kuala Lumpur – Panduan tamasya ke Kuala Lumpur

 

 

Kuala Lumpur menawarkan peluang tamasya yang beragam. Karena sejarah dan letak geografis Malaysia, Kuala Lumpur tumbuh menjadi sebuah ibu kota yang merupakan tempat perpaduan suku Melayu, India, dan China. Hal ini menjadikannya kota yang penuh warna dan menarik. Kuala Lumpur juga merupakan raksasa ekonomi yang kuat. Pusat keuangan kota ini memiliki gedung-gedung terkenal seperti Menara Petronas.
Perjalanan tamasya ke Kuala Lumpur tidak akan lengkap tanpa melihat objek wisata dunia ini lebih dekat. Ada banyak stasiun metro di bawah gedung kembar Menara Petronas, sehingga menara ini mudah dicapai. Namun, pengunjung perlu melihat menara ini dari luar untuk mengagumi keindahan dan ukurannya yang luar biasa. Walaupun posisinya sebagai gedung tertinggi di dunia kalah oleh Taipei 101 di Taiwan namun Menara Petronas tetap mempertahankan julukan sebagai gedung kembar tertinggi di dunia. Bangunan menarik lainnya di daerah ini adalah Menara Kuala Lumpur yang memiliki anjungan pandang umum setinggi 276 meter di atas permukaan tanah.

 

 

Pengunjung akan menjumpai banyak tempat menarik dengan tamasya jalan kaki menyusuri jalan-jalan Pusat Kota Kuala Lumpur yang sibuk. Di sepanjang Jalan Tun HS Lee di Chinatown, berdiri Kuil Sri Mahamariamman yang terpisah hanya beberapa meter dari Kuil Sze Ya. Yang pertama adalah kuil India, dan yang kedua adalah kuil China. Keduanya memiliki dekorasi penuh hiasan yang melambangkan karakteristik agama dan budaya kedua negara. Pasar Pusat Kuala Lumpur ada di dekat situ. Bangunan Art Deco pasar ini merupakan situs warisan budaya Malaysia.

 

 

Untuk mempelajari sejarah terkini Malaysia, pengunjung bisa mengunjungi Lapangan Merdeka. Situs bersejarah ini menjadi tempat berkumpulnya rakyat Malaysia pada 30 Agustus 1957 untuk menyambut kemerdekaan dari Inggris. Sejak saat itu, bendera Federasi Malaysia pun berkibar di tiang bendera lapangan ini. Tamasya di Lapangan Merdeka terasa belum lengkap tanpa mengunjungi Klub Royal Selangor yang terletak tepat di salah satu sisi lapangan. Di sinilah anggota masyarakat kolonial Inggris terkemuka berkumpul di masa lalu. Di sisi lain lapangan terdapat aula bergaya moro Islam yang indah bernama Gedung Sultan Abdul Samad yang merupakan tempat beberapa kantor pemerintahan selama masa kekuasaan Inggris.

 

 

Istana Negara adalah pemandangan yang patut dilihat karena bangunan kerajaan ini berada di pos komando di atas bukit yang menghadap ke Sungai Klang. Dahulu tempat ini digunakan sebagai kediaman resmi Sultan Malaysia, namun sekarang lebih sering digunakan sebagai kantor seremonial. Kediaman resmi Sultan telah berpindah ke Istana Negara yang baru di Jalan Duta, Kuala Lumpur utara.

 

 

Daerah pinggiran utara Kuala Lumpur adalah tempat menarik yang lain. Gua Batu yang terletak di bukit kapur telah dibangun menjadi situs religius Hindu dan merupakan pusat Festival Hindu di Thaipusam. Selama festival, umat Hindu mencukur kepala mereka dan melakukan berbagai atraksi pemujaan. Yang paling terkenal dari atraksi ini adalah penusukan berbagai bagian tubuh dengan tusuk yang dipancangkan ke struktur besar, yang melambangkan pengorbanan fisik.