Hotel dekat Museum Kereta Api Deutsche Bahn

Hotels.com mempermudah perjalanan dan memberikan reward. Selalu

Beri diri Anda reward

Menginap di tempat yang Anda inginkan, kapan pun Anda inginkan, dan dapatkan reward

Pelajari tentang Hotels.com Rewards

Langsung berhemat

Anda bisa mendapatkan diskon tambahan 10% dengan Harga Rahasia

Daftar Sekarang, Gratis     Login

Pembatalan gratis

Pemesanan fleksibel untuk hampir semua hotel*

Tempat menginap dekat Museum Kereta Api Deutsche Bahn?

Cari tahu lebih lanjut tentang Museum Kereta Api Deutsche Bahn

Di mana Museum Kereta Api Deutsche Bahn berada?

Museum Kereta Api Deutsche Bahn berada di Mitte. Lingkungan yang bersejarah ini dikenal karena objek wisata budaya seperti gereja dan museum. Jika Anda ingin menemukan aktivitas di area ini, Anda mungkin ingin berkunjung dan melihat Museum Nasional Jerman dan Handwerkerhof.

Di Mana Saya Dapat Menginap di dekat Museum Kereta Api Deutsche Bahn?

Kami memiliki 168 hotel yang bisa Anda pilih dalam jarak 2,5 km dari Museum Kereta Api Deutsche Bahn. Anda mungkin ingin mempertimbangkan satu dari opsi berikut yang populer di kalangan tamu kami:

Adina Apartment Hotel Nuremberg

  • hotel apartemen bintang 4 • Wi-Fi gratis • Restoran • Sauna • Kamar yang luas

Karl August - a Neighborhood Hotel

  • hotel bintang 4 • Wi-Fi gratis • Restoran • Spa

Novotel Nuernberg Centre Ville

  • hotel bintang 4 • Wi-Fi gratis • Restoran • 2 kolam renang dalam ruangan • Kamar yang luas

Park Plaza Nuremberg

  • hotel bintang 4 • Wi-Fi gratis • Restoran • Sauna • Lokasi di pusat

Sorat Hotel Saxx Nürnberg

  • hotel bintang 3 • Wi-Fi gratis • Restoran • Bar • Lokasi di pusat

Objek Wisata di dekat Museum Kereta Api Deutsche Bahn

Yang Wajib Dikunjungi di Museum Kereta Api Deutsche Bahn

  • Gereja St. Lorenz
  • Heilig Geist Spital
  • Frauenkirche
  • Gereja St. Sebaldus
  • Balai Kota Lama

Aktivitas di Museum Kereta Api Deutsche Bahn

  • Museum Nasional Jerman
  • Handwerkerhof
  • Main Market Square
  • Museum Mainan Nuremberg
  • Rumah Albrecht Duerer

Terus menjelajah