Panduan Perjalanan

Yang layak dikunjungi di Tokyo – Panduan tamasya ke Tokyo

Pencarian hotel

Tokyo kaya akan atraksi yang cocok untuk setiap pengunjungnya.
Yang layak dikunjungi di Tokyo – Panduan tamasya ke Tokyo

 

 

Dengan area perkotaan lebih dari 386 kilometer persegi, Tokyo adalah metropolis terbesar di dunia. Daftar atraksi yang bisa dikunjungi di ibu kota negara yang sibuk ini nyaris tidak ada habisnya, yang kebanyakan melibatkan kehidupan Jepang modern. Namun bukan berarti Tokyo kering dari objek wisata sejarah dan budaya, karena Istana Kekaisaran Tokyo mampu menarik pengunjung dari seluruh dunia.
Istana ini adalah kediaman utama Kaisar Jepang, dan sekarang menjadi kantor seremonial dan simbol negara Jepang. Dibangun di atas situs Kastil Edo, pangkalan militer bersejarah saat para penguasa feodal (shogun) masih menguasai Jepang, bangunan tradisional dan area pertamanan yang cantik dari Istana Kekaisaran Tokyo ini sekarang digunakan untuk acara dan perjamuan kerajaan. Tersedia tur terpandu ke bagian-bagian istana.

 

 

Objek wisata Tokyo lainnya yang patut dikunjungi adalah Kuil Meiji Jingu. Situs religius ini memberi pengunjung perspektif tentang agama utama Jepang, Shinto. Tempat suci ini berada di hutan yang selalu menghijau di distrik Shibuya Tokyo. Di sini, pengunjung akan terpesona dengan semua pintu gerbang dan struktur tradisionalnya, yang dipersembahkan untuk roh Meiji yang Agung, bekas kaisar Jepang, dan isterinya, Ratu Shoken. Sebaiknya luangkan beberapa jam untuk meresapi atmosfer yang menenangkan di tempat suci ini. Pengunjung bisa menyaksikan benda-benda peninggalan milik sang kaisar dan sri ratu di museum, juga galeri gambar yang melukiskan kehidupan tokoh-tokoh bersejarah Jepang.

 

 

Dengan lingkungan perkotaan seluas Tokyo, salah satu tantangan yang dihadapi wisatawan adalah kemampuan untuk mengabadikan bentang kota Tokyo. Ada banyak tempat yang bisa digunakan untuk mengambil pemandangan metropolis yang sangat luas ini. Menara Tokyo adalah menara pengamatan yang berada 250 meter di atas tanah dan, jika harinya cerah, pengunjung bisa melihat Gunung Fuji di kejauhan. Bangunan lain yang menawarkan bentang kota Tokyo adalah gedung Pemerintahan Metropolitan Tokyo, Gedung Pusat Perdagangan Dunia, dan Bunkyo Civic Centre. Gedung terakhir ini sangat bagus untuk menyaksikan puncak-puncak bangunan distrik Shinjuku saat matahari terbenam.

 

 

Pengunjung yang datang pada musim semi sangat dianjurkan menuju ke Taman Ueno, area rekreasi terluas di Tokyo. Dengan lebih dari 1.000 batang pohon sakura, trotoar dan area piknik di taman ini berseri cerah dengan sakura putih dan merah muda yang bermekaran saat pepohonan ini bangkit kembali setelah musim dingin yang panjang. Bahkan tanpa sakura mekar sekalipun, taman ini tetap layak dikunjungi karena berdekatan dengan sejumlah museum, terutama Museum Nasional Tokyo. Museum ini mengoleksi dan menyajikan artefak seni dan arkeologi kebudayaan Jepang. Museum lainnya di area ini adalah Museum Seni Metropolitan Tokyo, Museum Nasional Seni Barat, Museum Sejarah Shitamachi, dan Museum Nasional Alam dan Sains.

 

 

Sebagai penutup acara piknik seharian di sekitar Tokyo, pengunjung wajib singgah di kawasan Shinjuku dan Shibuya yang besar dan sibuk. Gambaran yang banyak orang miliki tentang Tokyo, dengan jalan-jalannya yang penuh orang dan kendaraan, serta papan neon yang terpasang di seluruh fasad bangunannya yang futuristik, bisa ditemukan di sini. Kedua distrik yang bersebelahan ini merupakan destinasi belanja dan kehidupan malam utama di Tokyo, yang penuh dengan restoran, pusat perbelanjaan, bar, dan klub.

Menginap di mana

Jelajahi

Cari liburan yang tepat di Tokyo

Dari 1170 hotel.